latest Post

12 : 02

 


Ada jarak memisahkan 2 kota besar di indonesia.
Ratusan kilometer membuat dinding 2 orang untuk bertemu.
ingat alunan secangkir kopi sebagai teman berbicara.
Menemani malam hangat berbalut senyum mu.

Aku diam saja..
Ketika engkau menceritakan kisahmu di perantauan.
Menyisir penghapus rasa rindu yang terbelenggu lama.
Malu kau bawa aku, akan kuatnya dirimu saat itu.

Manis asam dan pahit, perjalananmu di ibu kota.
Persis nikmatnya secangkir kopi yang kau pesankan kepadaku.
Sampai ini kah perjuangan mu akan arti sebuah mimpi.
Jika kau mau, tentu kamu akan berjuang lebih keras lagi.

Kau ingat, aku pernah berjanji untuk menemuimu.
Bila ku tuliskan rasa senangku bertemu mu malam itu.
Sampai fajar terbit pun, tidak cukup.
Mengisahkan betapa kuat nya engkau.

Jika kau mau, berjanjilah menemuiku sekali lagi.
Bukan bertemu sebagai teman.
Tetapi bertemu sebagai seseorang yang lebih dari pertemanan.
Sekalipun kemarin aku tak jua lebih baik.
Namun kelak aku akan memperbaiki itu semua.
Puisi ini hanyalah sebuah kisah terpotong yang kelak akan di ceritakan kembali.

  

About Unknown

Unknown
Recommended Posts × +

0 komentar:

Posting Komentar