Aku mau sekedar share
nih apa saja hal-hal positif yang kita dapatkan saat kita berpetualang, dan
beberapa hal ini memang pernah aku rasakan bagaimana juga dengan kalian?, ya
kalau salah sihh mohon di maafkan. Kalau memang ada tambahan juga boleh kok di
tambahkan di komentar, maklum namanya manusia pasti punya kesalahan karena
kesempurnaan hanya milik tuhan semata. Jika ada kesalahan monggo juga untuk di
benarkan..kan saya juga masih dalam tahap mencari jati diri dalam proses
pembalajaran.
1 1.
Memiliki teman baru
Ketika kamu mendatangi
suatu tempat yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya, terkadang apa yang
kamu rasakan adalah penasaran mengenai hal tersebut. begitu juga..kamu pun
mencari teman untuk mencapai tujuan untuk kesana, tidak peduli dari mana
asalnya , tidak peduli, dia siapa yang penting kita punya tujuan yang sama
yaitu puncak gunung ( kalau naik gunung) it’s oke..kamupun bergabung dengan
orang yang sebelumnya tak kamu kenal. Dan saling percaya bahwa kamu dapat
mencapai keinginan mu bersama dengan mereka.
2 2.
Menjadi orang yang pantang menyerah
Panas nya matahari,
cuaca tak menentu, hingga treck yang susah, tanpa kamu sadari hal tersebut
sedikit demi sedikit telah merubahmu menjadi pribadi yang pantang menyerah.
Bagaimana tidak, kamu pun dapat melalui itu semua dengan penuh keyakinan serta
tujuan memang harus untuk di perjuangkan..dan pada akhirnya kamupun dapat
sampai di tujuanmu meskipun dengan cara yang tak mudah.
3 3. Menjadi lebih sabar
Mencari kesenangan dengan
mudah memang keinginan semua orang, namun mencari kesenangan dengan jalan yang
susah serta akses yang tak mudah merupakan musuh bagi banyak orang. Setiap
orang berpendapat bahwa, liburan hanya membutuhkan kesenangan tanpa harus
bersusah payah serta mengeluarkan banyak energi.
Kalau bukan orang “sabar”.
Mana mungkin kalian mau menjelajah tempat-tempat yang susah untuk di tuju, ada
kalanya kita di haruskan keluar dari zona nyaman kita untuk membuka sesuatu hal
yang baru , namun di sisi lain tidak semua orang memiliki kesabaran untuk
memperoleh itu semua.
4. Pandai
mencari solusi
Tidak di ragukan lagi,
pandai-pandai mencari sebuah solusi merupakan hal terpenting bagi orang yang
gemar melakukan petualangannya, bagaimana tidak..saat kita di hadapkan dalam
suatu masalah, berpikir mencari solusi dengan cepat adalah jawabannya. Dan jika
kita salah mengambil solusi dengan tepat ataupun lambat mencari sebuah
solusi..yang di dapat bukanlah kesenagan saat berpeteualang, melaikan malah
malapetaka kita rasakan.
Pengetahuan mengenai hal tempat kita
berpetualang,memang wajib di kuasai oleh setiap para penggemar hobby petualangan,
mulai dari mencari tahu pantangan-pantangan yang tidak boleh dilakukan saat
berada di sana hingga apa saja yang harus di siapkan secara matang untuk
perlengkapan saat berpetulang.
Kalau tidak di persiapkan secara matang, maka
berhatilah-hatilah jawabannya, karena setiap saat bahaya akan selalu mengancam
diri anda. Apa lebih baik sedia payung sebelum hujan, ketimbang nanti jika saat
kita berpetualanng mengalami hal-hal yang tidak di inginkan.
6. Ketemu
jodoh
Jodoh memang ada dimana-mana , tanpa kita sadari
siapa tahu..jodoh kita nanti bisa kita temukan saat kita berpetualang..entah
itu bertemu di pantai,hutan ataupun gunung. Tidak di pungkiri tujuan awal
berpetualang memang mencari kesenangan serta ketentraman hati, ya syukur-syukur
di berikan lebih sama yang maha kuasa, yaitu di berikan jodoh pula saat
berpetualang. Banyak kok pengalaman seperti itu..kenal saat di gunung,kemudia
lanjut chat-chat an terus jadian deh.
7. Kita
dapat mengetahui sifat asli manusia
Sahabat,teman, pacar yang sering kamu banggakan
kepada orang banyak, apakah tentu apa yang kamu ceritakan kepada orang lain,
sama seperti apa realitanya??? Hmmm belum tentu lo itu. coba uji aja mereka
saat kalian berpetulang. Maka kamu nanti akan mengetahui sifat mereka yang
asli. Apakah dia sabar,egois,pemarah? atau malah sebaliknya. Setahu aku
seh..sifat manusia yang asli akan muncul ketika dia benar-benar lelah fisik. Bukan
lelah hati lo...”eh iya seh” lelah hati juga bisa kok. Ya seperti lelah hatiku
ke kamu sihhh “eaaa curhat”.



0 komentar:
Posting Komentar