Di sini saya memulai perjalanan pendakian untuk berpetualang menelusuri gunung Arjuno yang merupakan salah satu dari 7 gunung yang tertinggi di Jawa or Java. Dengan ketinggian mencapai 333Mdpl. Dan
saya memulai pendakian melalui pos yang ada di tretes kabupaten
pasuruan Jawa timur. Penuh semangat,menuju puncak ogal agil puncak
tertinggi gunung arjuno pada tanggal 16 Agustus 2014.
Saya
mendaki bersama salah satu sahabat saya yang berasal dari Jakarta
utara. Namanya adalah Kukuh Dwi Nanda. Dia merupakan salah satu
traveller yang ada di kampus saya. Kukuh juga merupakan teman sekelas di
jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya. Ber 2 kami
berpetualang bersama di gunung arjuna susah senang pun kita alami
bersama.
Trek
pertama menuju pos pertama,gunung Arjuna jalan yang lebar namun sudah
mulai memasuki lebatnya hutan rimba. Dengan penuh semangat kaki ini
melangkah sambil melihat asrinya pepohonan hutan. Hutan pun serasa
menyapa kedatanganku saat memulai perjalan di trek awal. Dengan cuaca
yang cerah dan teriknya matahari.
Katakan
hallo pada pos pertama gunung Arjuna. Pos ini di sebut juga dengan pet
bocor,untuk para pendaki Arjuno pasti sudah tak asing dengan pos awal
ini. Di sini ada rumah warga yang menjual makanan ringan dan logistik
untuk para pendaki. Lamanya perjalanan dari pos perijinan ke pos pertama
berkisar 45-60 menit perjalanan. Ada sumber air di sebelah pondok
tersebut.
Trek
berbatuan terjal sudah mulai menguras tenaga untuk menuju pos pertama
(pet bocor) menuju pendakian pos kedua (kop-kop an). Waktu tempu yang
cukup lama lah..terkadang membuat kita lelah. Namun dengan semangat dan
sabar kita pasti bisa melewati jalanan ini. Kurang lebih 4 jam an lah
waktu yang kita butuhkan.
Hari
menjelang petang setelah beristirahat sebentar dari kop-kop an ke pos
selanjutnya yaitu pondokan. Cuaca dan hawa yang mulai dingin membuatku
mengenakan sarung tangan dengan berbalut topi penghangat di kepala. Di
belakang saya nampak gunung penanggunga yang sudah tertutup awan petang.
Keringat yang mulai bercucur deras membuatku untuk melepas topi dan sarung tangan. Sering di sebut tanjakan penyelasan
trek yang saya lewati untuk bisa sampai ke pondokan. Tanjakan tiada
henti dan berbatuan terjal membuat ku benar-benar merasa capek,agar bisa
melewati apa itu tanjakan penyesalan. Kenapa trek ini dinamakan
tanjakan penyesalan? Karena di sini konon katanya atau mitosnya banyak
pendaki menyesal demi melangkah ke pondokan.
Alhamdulilah
pagi pukul 08.00 Wib di hari 17 agustus 2014. Saya dan kukuh mendapat
teman baru yang sama-sama ingin menuju puncak arjuna,mereka semua
berasal dari jombang. Ada 4 orang yang gabung dengan kami..sodara
tersebut bernama mas fani,mas kim kitarom,mas munthel dan mas putra
(karena lupa namanya) hehehe. Ber 6 kami melanjutkan perjalanan ke
puncak tertinggi arjuna (puncak ogal agil)
Lembah
kidang...sering para pendaki menyebut sabana ini. Bersama rombongan
kami lewati lembah yang mempunyai pemandangan exotis nan indah.
Kami
beristirahat sejenak di tempat Pasar dieng atau sebutannya pasar setan.
Di tempat ini sangat angker konon katanya yang mendirikan tenda di
tempat ini pada malam hari akan terdengar riuh ramenya pasar. Namun
ketika pagi menjelang ramenya pasar tersebut hilang tanpa tersisa. Rame
riuhnya pasar tersebut merupakan bukan ramenya manusia,tap ramenya pasar
berasal dari kerajaan penghuni makhluk halus yang ada di gunung arjuna.
Mitosnya seh...seperti itu.
Matahari
terasa sangat terik dan panas...saat sudah menuju puncak arjuna. Gunung
arjuna memiliki lima puncak yaitu puncak pandawa 5,antara lain..:
Bima,Yudistira,Nakula,Sadewa dan yang tertinggi adalah Arjuna (puncak
tertingginya).
Puncak
yudistira nampak berdiri kokoh. Dan gunung semeru nampak di belakang
sana. Mahameru serasa berkata bahwa “pendakian gunung arjuna akan
menemui puncaknya”. Awan sudah mulai nampak di bawah kaki kami ber 6.
Sunggguuuhhhhh sangat indah ciptaan ALLAH S.W.T. biru bercampur putihnya
awan..sebagai teman menuju puncak ogal agil
Alhamdulilah kami ber 6 pun akhirnya bisa sampai puncak tertinggi arjuna 3339Mdpl.
Tiada kata bisa terucap dari bibir selain rasa syuukuurr tiada tara
setelah ALLAH bisa memberikan betapa nikmatnya dan indahnya hidup ini.
Pas 17 agustus 2014
kami bisa mengibarkan bendera pusaka kebanggaan negeri ini. Perjuangan
kami ber6 tiada artinya dengan perjuangan para pejuangan kemerdekaan
memerdekakan negara INDONESIA tercinta ini.
Suatu kebanggan saya AUFA IZZUDDIN BAIHAQI
bisa berdiri di puncak Arjuna (puncak ogal-agil). Sambil menciup
bendera pusaka ini. Kalian semua tidak akan mengerti betapa indahnya
indonesia jika anda semua tidak bisa caranya menikmati alam beribu
keindahan INDONESIA

















0 komentar:
Posting Komentar